Investasi Domba
Dari Pasar Komunitas (admin)
Rp. 900.000"
Gaduh berasal dari bahasa Jawa yang secara sederhana dapat diartikan sebagai seseorang yang memberikan modal yang dimilikinya untuk dikembangkan orang lain. Gaduh biasanya diterapkan pada peternakan dengan mekanisme bagi hasil antara peternak dan pemilik modal. Mekanisme gaduh ini telah terbukti saling menguntungkan selama berpuluh-puluh tahun bagi kedua belah pihak, pemilik modal dan peternak.
Pasar Komunitas mengembangkan manajemen investasi online. Pemodal dan peternak yang saling berjauhan mampu berkomunikasi secara vitual dalam fitur yang sudah disediakan di website Pasar Komunitas, sehingga keamanan dan transparansi menjadi yang utama.
Mekanisme dan Sistem Gaduh
Pemilik modal menyediakan uang Rp. 900.000,00 untuk pembelian satu ekor Domba (bisa domba Gibas/ekor gemuk atau domba biasa/ekor tipis) atau kambing, tergantung pada komunikasi antara peternak dan pemodal. Harga ini diharapkan mendapat kualitas induk unggulan. Pemilihan domba unggulan karena mempertimbangkan kualitas anak yang dihasilkan akan bagus seperti induknya, dengan harga jual yang lebih stabil, sehingga lebih menguntungkan dimbanding dengan domba biasa. Domba yang dibeli adalah domba induk yang sudah siap untuk bereproduksi.
Harga Rp. 900.000,00 adalah harga yang ditetapkan yang sudah mencakup biaya transportasi pembelian, perawatan kesehatan, biaya sewa pejantan, retribusi, dan lainnya. Investor atau pemodal cukup menyetor sejumlah yang sudah ditentukan dan tidak perlu lagi memikirkan hal yang lain.
Domba unggulan biasanya bereproduksi dua tahun tiga kali (enam bulan masa kehamilan), dengan jumlah anak yang dilahirkan rata-rata satu sampai dua ekor. Jika anak domba yang dilahirkan adalah jantan, maka anak domba tersebut dijual di atas umur 6 bulan. Pemilik modal akan akan mendapatkan 40% dari penjualan, dan peternak mendapatkan 60% sebagai ganti atas pemeliharaan. Harga anak domba jantan berkualitas baik kurang lebih satu juta rupiah.
Namun, jika anak-anak domba yang dihasilkan adalah betina maka mengikuti alur penggaduhan selanjutnya. Anak pertama akan menjadi milik penggaduh, namun tidak boleh dijualbelikan sampai lahirnya anak kedua dalam kondisi yang sehat. Anak kedua sepenuhnya adalah milik pemodal. Pemodal berhak untuk menjual atau memberikan anak domba kedua ini untuk digaduh kembali. Sistem pembagian hasil ini begitu seterusnya sampai domba yang diinvestasikan beranak-pinak.
Induk domba rata-rata mampu beranak sebanyak empat sampai lima kali. Setelah itu, domba induk tersebut dijual sebagai pedaging. Domba induk yang dijual ini berharga kurang lebih 500 - 600 ribu, karena mengalami penyusutan. Namun yang akan diterima pemilik modal setelah dikurangi 20% yang akan dikontribusikan ke radio komunitas dan atau kelompok ternak atas peran-peran sosialnya dalam masyarakat dan atas jasa-jasarnya dalam melakukan pengawasan dan quality control selama dua tahun terhadap sistem gaduh yang dijalankan.
Peran-peran radio komunitas dan atau kelompok ternak diuraikan di bawah ini, yang bertujuan untuk menjamin bahwa investasi yang dilakukan sesuai dengan perjanjian, kualitasnya terjamin, transparan, dan aman. Peran-perannya sebagai berikut:
* Melakukan pengawasan dan memberikan jaminan terhadap sistem gaduh sehingga tidak akan terjadi kecurangan di kedua belah pihak. Pengawasan terhadap peternak dilakukan dengan rapat bulanan.
* Mengatur jual beli, mencarikan pembeli dan mencarikan bibit, sehingga memudahkan pemodal dan peternak.
* Mencarikan pejantan untuk reproduksi
* Melakukan tanggung renteng. Jika peternak melakukan kecurangan atau mengalami musibah sehingga tidak bisa memelihara domba, maka kelompok dan radio komunitas wajib mencari peternak lain untuk tetap menjaga sistem gaduh berjalan normal.
* Melakukan transfer pengetahuan pada peternak-peternak sehingga memiliki cukup bekal untuk memelihara domba dan ternak-ternak yang lain.
* Melaporkan setiap perkembangan (melahirkan, sakit, hilang, setoran, dll) melalui website Pasar Komunitas. Laporan dalam bentuk foto dan tulisan.
Induk domba mati dalam keadaan paru – paru membusuk ...
Domba mengalami sakit yang sudah kronis dan hampir mati. Sebelum mati domba disembelih dan ternya paru – paru domba membusuk. Padahal pada waktu itu induk domba dalam keadaan bunting dan dijual Rp 150.000,00 ...
Mati karena hewan sakit diindikasikan domba kembung dan mengalami inveksi radang usus. ...
Induk domba tumbuh dan berkembang dengan baik. Kondisi domba sedang bunting 4 bulan dan dalam keadaan sehat. ...
sehat,, tanggal 28 april 2011 di kawinkan ...









