Keripik Pisang "Berkah Merapi" Menggapai Rejeki
Bencana banjir lahar hujan yang menimpa desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Magelang tidak menyurutkan semangat warga untuk terus berusaha. Warga tidak lantas pantang semangat untuk menjalani roda kehidupan. Banyak hal dapat dilakukan oleh warga. Salah satunya oleh kelompok ibu – ibu yang membentuk kelompok usaha kecil.
Kelompok usaha kecil tersebut di beri nama “Berkah Merapi”. Kelompok tersebut beranggotakan ibu – ibu yang merupakan warga yang terkena banjir lahar hujan beberapa bulan lalu. Ibu – ibu yang masih tinggal di huntara “hunian sementara” tersebut melakukan kegiatan produksi makanan kecil. Makanan kecil yang sudah diproduksi adalah keripik pisang maupun peyek kacang.
Produksi yang dilakukan masih menggunakan cara manual. Akan tetapi pengemasan produk sudak dilakuka dengan baik. Baik dari segi penggunaan platik maupun cara pemberian labeling. Untuk itu produk yang dihasilkan juga sangat aman untuk dikonsumsi oleh pembeli.
Kelompok “Berkah Merapi” dapat melayani baik untuk pembelian partai besar ataupun kecil. Bahkan kelompok “Berkah Merapi” sanggup menerima pesanan. Bagi yang berminat bisa mendatangi langsung tempat produksinya di Selter Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.
- Administrotor
- Kewirausahaan
- dibaca 1369x
- [5] komentar
Induk domba mati dalam keadaan paru – paru membusuk ...
Domba mengalami sakit yang sudah kronis dan hampir mati. Sebelum mati domba disembelih dan ternya paru – paru domba membusuk. Padahal pada waktu itu induk domba dalam keadaan bunting dan dijual Rp 150.000,00 ...
Mati karena hewan sakit diindikasikan domba kembung dan mengalami inveksi radang usus. ...
Induk domba tumbuh dan berkembang dengan baik. Kondisi domba sedang bunting 4 bulan dan dalam keadaan sehat. ...
sehat,, tanggal 28 april 2011 di kawinkan ...









