14 Jun 2012

Souvenir Cantik Karya Ibu – Ibu Desa Karangnangka

Sulam pita yang digunakan untuk menghias kerudung dan baju dapat memperindah penampilan seseorang. Kain perca yang dianggap tidak berguna ternyata bisa dimanfaatkan menjadi aneka produk yang memiliki nilai ekonomi. Kain perca akan lebih indah bila dipadukan dengan sulam pita. Salah contohnya adalah souvernir kain perca hasil kreasi ibu-ibu rumah tangga RT 03 RW 01 desa Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng.

Tidak semua orang dapat membuat kerajinan ini, namun berkat ketekunan ibu-ibu PKK RT 03 RW 01, kain perca dapat diolah menjadi aneka produk kerajinan. Kain perca yang digunakan adalah sisa – sisa bahan yang sudah tidak terpakai lagi. Selanjutnya potongan – potongan bahan tersebut dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam souvenir, baik untuk pernikahan atau kebutuhan lainnya.

Arumdari, pendamping usaha kain perca mengatakan, saya melihat ibu-ibu tidak ada kegiatan setelah menyelesaikan pekerjaan rumahnya, ditambah banyaknya kain perca yang tidak termanfaatkan, jadi saya mencoba berpikir untuk memberdayakan mereka agar memiliki peluang mendapatkan tambahan penghasilan.

“Saya tidak sendiri dalam mendampingi ibu-ibu, saya dibantu oleh Visi Nurhayati yang membuatkan motif dan desain untuk kerajinan,” imbuhnya.

Saat ini ada 11 ibu-ibu yang tergabung untuk membuat kerajinan kain perca. Salah satunya adalah ibu Idam. Kepada warta Karangnangka, Ibu Idam menuturkan pengalamannya “Awalnya, saya belajar ketrampilan ini hanya untuk mengisi waktu luang, namun sekarang usaha ini sudah bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga “.

Home industry kain perca dirintis pada bulan Februari 2012 dan telah menyerap 11 tenaga kerja perempuan. Meskipun belum memiliki omset yang besar, namun telah mampu memberikan pengetahuan serta tambahan penghasilan bagi keluarga dilingkungan RW 01.

Pemasaran kerajinan kain perca ini sudah sampai ke Purbalingga, terutama diobjek wisata Owabong dan Purbayasa. Sedangkan untuk Banyumas dipasarkan diobjek Wisata Baturraden. Bagi para pecinta kreasi kain perca, bisa dengan mudah mendapatkan produk ini. Karena produk karya Ibu-ibu Desa Karangnangka telah memiliki merek dagang “Kirei Na Viar”.

Pada tahap proses pembuatan, membutuhkan ketelatenan yang tinggi. Dimulai dari memotong kain, menghias kain dengan sulam pita, dan terakhir dijahit. Modal usaha, awalnya berasal dari patungan warga. Sekarang, modal tersebut telah berkembang. Souvenir yang di hasilkan berupa tempat kamera, kantong handphone, kantong mukena, tempat pensil, dan sebagainya. Selain itu, mereka juga memproduksi perlengkapan rumah tangga yang berhiaskan sulam pita, seperti taplak meja, tutup galon, tutup kulkas, tutup penanak nasi, tatakan piring dan sebagainya. Beberapa produk ini juga dijual per set. Selain melalui pemasaran langsung, produk ini juga dipasarkan secara online, yaitu melalui facebook dan website.

Kini ibu-ibu dipedesaanpun sudah mulai menjadi subyek dalam memproduksi kerajinan, tidak hanya sebagai konsumen yang terkadang justru akan menjadikan pengeluaran menjadi bertambah akan tetapi dengan hasil karya yang dihasilkan justru menambah pendapatan. Dengan melihat keterbatasan yang masih dimiliki, kelompok usaha ini membutuhkan perhatian pemerintah, terutama pembinaan dan jaringan pemasaran. Harapannya, produk kerajinan lokal bisa bersaing dengan dengan produk – produk dari luar. (@DirinBaune) (red : group FB pasarkomunitas, http://karangnangka.or.id)

fzDBHg , [url=http://vlujncsafonl.com/]vlujncsafonl[/url], [link=http://dicyhpmifgyr.com/]dicyhpmifgyr[/link], http://cnrvwayuhtwg.com/
ZwiCSGwc, 31 Jul 12 08:05
qQjorI upmccukmhqlz
GXLCIPfvmw, 30 Jul 12 09:32
tGtQHM , [url=http://enbevcgylcxd.com/]enbevcgylcxd[/url], [link=http://utrgqzcclrhx.com/]utrgqzcclrhx[/link], http://kfxvkbktuymx.com/
cpJfZdaicugcW, 29 Jul 12 18:28
xUqU8j mrjyrenmftjr
FfqHIWBcps, 29 Jul 12 13:28
Gorgeous. I always love lace patetrns that are easy to memorize. You can sit back and relax get into a rhythm and presto! You have a scarf before you know it! Enjoy and thank you for the feedback.
OljPyFrtTLmMJgVN, 28 Jul 12 17:34
Formulir Komentar








* May not leaved blank

Kontak Online
Pasar Komunitas
Downloadable Document
Testimonies
Ahmad Nasir
Ahmad Nasir
"Saya pingin investasi, tapi belum punya uang ..."
Informasi Terbaru tentang Investasi
12 Jul '11 00:00
Investasi TERNAK-63
Induk domba mati dalam keadaan paru – paru membusuk ...
Sumbing Inti via 202.162.34.181
12 Jul '11 00:00
Investasi TERNAK-62
Domba mengalami sakit yang sudah kronis dan hampir mati. Sebelum mati domba disembelih dan ternya paru – paru domba membusuk. Padahal pada waktu itu induk domba dalam keadaan bunting dan dijual Rp 150.000,00 ...
Sumbing Inti via 202.162.34.181
12 Jul '11 00:00
Investasi TERNAK-58
Mati karena hewan sakit diindikasikan domba kembung dan mengalami inveksi radang usus. ...
Sumbing Inti via 202.162.34.181
12 Jul '11 00:00
Investasi TERNAK-57
Induk domba tumbuh dan berkembang dengan baik. Kondisi domba sedang bunting 4 bulan dan dalam keadaan sehat. ...
Sumbing Inti via 202.162.34.181
13 May '11 00:00
Investasi TERNAK-61
sehat,, tanggal 28 april 2011 di kawinkan ...
Sumbing Inti via 114.30.80.19
Login